Sunday, February 12, 2012

Sariawan Sama Dengan Turun Berat Badan


Setiap manusia pasti pernah mengalami apa yang namanya sakit, entah itu sakit jasmani atau rohani. Penyakit rohani adalah penyakit yang tidak dapat dilihat secara langsung oleh orang lain -sampai orang yang sakit rohani tersebut a.k.a 'gila' memperlihatkan gejala-gejalanya,"anakku mana… anakku mana… anakku mana…??" Sedangkan penyakit jasmani adalah penyakit yang dapat dilihat secara langsung oleh orang lain, entah lewat mata telanjang maupun CT Scan.

Okelah, ceritanya sekarang gue lagi sariawan. Menurut lo sariawan tergolong penyakit jasmani atau rohani? Apa coba? Jawabannya adalah… nunggu yaa… apa hayo? Minta bantuannya yaa… Menurut gue sendiri, sariawan tergolong dalam penyakit semi rohani.

Alasannya???

Pertama, sariawan gak bisa dilihat pas penderita lagi mingkem, walopun akhirnya bisa dilihat juga sih. #maksa

Kedua, kenapa sariawan gue golongkan sebagai penyakit semi rohani karena SARIAWAN BISA BIKIN LO GILAAAAAA…!!!

Se-extreme itu kah sariawan?? Absolutely right, gue dibikin gila oleh penyakit yang namanya sariawan ini.

 Pikiran lo pasti "Ahh, sariawan mah biasa, lebay lo nyet!!"

OK, fine -juga nyet-, sariawan emang biasa, nih gue cantumin statistik level sakit sariawan dari wikipediot:

Satu biji sariawan dalem mulut --- biasa

Dua biji sariawan dalem mulut --- hmm, udah mulai mikir lo

Tiga biji sariawan dalem mulut --- NIGHTMARE!!!

Ya, gue punya TIGA TITIK KOORDINAT SARIAWAN dalem mulut sexy gue. Coba renungkan sebentar. Wanna know its taste? Just try to chewing a thousand needles on your mouth… Bayangkan seberapa mendertianya gue, *sangat menderita*. Seakan-akan tiga titik sariawan tersebut jika gue tarik garis lurus maka bakal terhubunglah sebuah segitiga, dan gue sebut ini "Hell Triangle" beda-beda tipis sama segitiga Bermuda. Kalo di Bermuda yang ilang pas masuk kedalam kan pesawat, kapal laut, helikopter. Nah sedangkan Hell Triangle ini melenyapkan batagor, es klamud, kwetiau, kancut… hahhh kancut? Tssaaahhh… 
Awalnya sih cuma sebiji sariawan yang nongol dalem mulut gue, bibir bagian bawah deket taring. Sehari kemudian nongol dua lagi di bibir bagian bawah deket taring plus gusi bagian atas deket taring *susah bayangin*. Hmm, kalo susah coba bayangin aja segitiga siku-siku. Tuh sariawan nangkring disetiap ujung segitiga. Seakan-akan sebiji sariawan yang tadi tidak mau hidup sendiri, dia butuh seorang -sesariawan- lagi untuk hidupnya. Akhirnya doa sebiji sariawan tadi terkabul, bahkan kini dia diberi dua sariawan cantik. Kemudian terjadilah cinta segitiga diantara sariawan itu. Dan akhirnya sebiji sariawan itu memilih untuk berpoligami dan kedua sariawan cantik tersebut rela untuk saling dimadu. *happy Ending* #jadigilaefeksariawan

Pantangan orang sariawan adalah makanan pedes. Kalo lo maksain makan pedes juga, mulut lo bakal ajeb-ajeb rasanya, *rasanya kayak ditusuk-tusuk jarum, cekit… cekit… cekit…*

Selama gue berkecimpung dalam dunia persariawan, gue telah menemukan penemuan baru, a great breakthrough. Sebenernya gak cuma makan yang pedes-pedes yang bikin sariawan murka. Ternyata makan kerupuk tiga kali lebih sakit daripada makan pedes-pedesan. Momen dimana tuh kerupuk nempel disariawan adalah momen paling mengerikan dalam dunia permulutan. Sekelebet -alah apa tu sekelebet- setetes air mata langsung turun menghujam saat kerupuk menempel pada sariawan. Bener-bener a great breakthrough kan? Paling gak lo sekarang tau kalo orang sariawan gak boleh makan kerupuk.

Sariawan bener-bener bikin gue gak napsu makan, lebih tepatnya gak bisa makan walopun gue udah merasa lapar yang amat sangat. Dalam sehari kadang cuma sekali makan. Dan lo tau gak berapa waktu yang gue butuhkan untuk menghabiskan satu piring nasi saat sariawan? Almost one hour, yeah hampir satu jam gue bisa menyelesaikan tugas suci yang disebut makan itu. Gue mesti pelan-pelan ngunyah lah, mesti menyesuaikan tempat meletakan suap demi suap makanan, mesti ngegolin bola kegawang Madrid lah *sekalian gue main PES -game sepakbola- di laptop, gue pake Barcelona, ya gue sambil makan* ┒(—˛—)┎

Tentu saja pola makan itu membuat berat badan gue turun sekitar 3 kilo lebih!!! Nangis di depan kaca gue. Kenapa? Berdasarkan rumus berat badan ideal:

(Tinggi badan - 100) - {10% x (tinggi badan - 100)}

Hasilnya adalah gue tergolong orang yang 'KURUS', maka dari itu gue sedih -gila-. Gara-gara sariawan gue jadi tambah kurus, tapi gue tetep berpikir positif. Walopun kurus tapi gue tetep sexy, cowok sexy. #ngarep

Penulis yang baik adalah penulis yang memberikan manfaat di akhir tulisannya.

Gue beri lo tips-tips apa yang mesti dilakukan saat menderita sariawan:

1. Perbanyaklah makan dan minum yang mengandung vitamin C, ex: kulit jeruk, kulit mangga, kulit pisang, kulit sirsat, dkl *dan kulit lainnya, hahaik* --- Dr. Boyke

2. Boleh kok makan yang pedes-pedes, tapi jangan terlalu pedes. Bisa cepet sembuh, katanya --- kata Mami

3. JANGAN MAKAN KERUPUK --- Pengalaman gue *meweks*

4. Rajinlah menyikat gigi sebelum tidur, ingat jangan gigit sikat gigi nya, kasian berdarah tuh --- Iklan pasta gigi

5. Berkumurlah dengan mouth wash, jangan sekali-kali pake air aki --- Iklan juga

6. jangan lupa berdoa, berdoa juga penting untuk kesembuhan sariawan --- Sok bijak

Betapa sengsaranya manakala kita menderita penyakit bernama sariawan, "Ingat sariawan terjadi bukan karena ada niat dari sariawannya, tapi juga karena ada mulut… Mangaplah… Mangaplah!!!"

NB:

*Sebelum jam 12 malem, ini adalah hari kesembilan gue mengidap sariawan*

*Gue berencana mematenkan Hak Cipta penemuan jangan makan kerupuk saat sariawan *termasuk hak cipta gak sihh* 

No comments:

Post a Comment